Masa Inreyen Pada Motor ? Pentingkah ?

 kata Inreyen ketika menemui sepeda motor gres Masa Inreyen Pada Motor ? Pentingkah ?

BintangOtomotif.com – Sering kita mendengar kata – kata Inreyen ketika menemui sepeda motor baru, atau ketika kita telah membeli motor baru. Ternyata masa break-in untuk motor gres sangat besar lengan berkuasa terhadap kelangsungan sepeda motor, alasannya yaitu dengan inreyen yang benar turut mensugesti sepeda motor yang sedang dalam masa penyesuaian sehingga dengan inreyen mesin sepeda motor tidak akan cepat mengalami kerusakan. Sarwono Edhi selaku Technical Service Division PT Astra Honda Motor mengungkapkan jikalau masa inreyen pada setiap kendaraan gres sangatlah penting terhadap kelangsungan motor. Inreyen sangat penting untuk 500 km pertama jarak tempuh motor.

Mengapa inreyen sangat penting ?. Semua itu didasarkan alasannya yaitu alasan semoga kehandalan kendaraan di masa mendatang tetap bertahan (awet) dan performancenya tetap terjaga. Inreyen juga dapat menjadi sarana penyesuaian kerja setiap komponen semoga dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya. Jika didefiniskan masa inreyen dapat diartikan sebagai masa dimana komponen mesin pada sepeda motor mengalami penyesuaian satu sama lain. Selama ini banyak yang menganggap jikalau komponen sudah mengalami proses pengujian kualitas di pabrikan. Namun meski begitu tetap saja partikel yang melekat harus dibersihkan semoga tidak berakibat fatal ke depannya.

Muncul pertanyaan bagaimana cara membersihkan partikel – partikel tersebut ? untuk membersihkan partikel – partikel sisa dari proses pembuatan komponen dan perakitan, umumnya partikel yang berpotensi menghambat kinerja yaitu menyerupai belahan logam dan oli pengawet yang cara pembersihannya harus dilakukan secara manual dalam masa inreyen. Untuk melaksanakan masa inreyen juga tak dapat sembarangan. Untuk melaksanakan inreyen juga harus memperhitungkan jarak yang harus ditempuh dengan benar – benar. Pada kesempatan kali ini Sarwo Edhi juga memperlihatkan sedikit tips bagaimana melaksanakan inreyen secara benar.

yang harus dilakukan pertama untuk melaksanakan inreyen dengan benar yaitu dengan menghindari full throttle start atau akselerasi yang cepat. hal ini untuk menghindari kerusakan komponen akhir ukiran atau tumbukan yang berlebihan. Untuk yang kedua yaitu hindari pengereman secara kuat – uat (Hard Breaking) dan hindari juga menurunkan gigi transmisi secara cepat. Alasannya sama untuk mengurangi ukiran atau tumbukan yang berlebihan. Ketiga berkendaralah secara konservatif dan hindarilah berkendara secara ekstrem, selain tidak baik bagi kelangsungan mesin itu juga dapat membahayakan bagi pengendara. dan yang terakhir tidak dianjurkan untuk mengangkut beban berlebihan alasannya yaitu itu semua akan menambah beban kerja komponen yang masih sedang melaksanakan adaptasi.

Terakhir bagi kalian para pemilik motor dianjurkan mengganti oli pada 1.000 km pertama. Hal ini diharapkan semoga sisa partikel hasil ukiran antar komponen pribadi dibuang kemudian ganti dengan pelumas gres semoga daya tahan mesin tetap terjaga dengan baik. Kaprikornus untuk kalian yang gres saja membeli motor gres sebaiknya mengikuti beberapa tips diatas.